on the land of grain, ada seorang penyanyi natal

tidak ada manajemen,

tidak ada strategi pemasaran,

tidak ada kursus,

tidak ada sekolah,

tidak ada komplikasi

tidak ada pembahasan tekhnikal

tidak ada gaun mahal

tidak ada sanggul dengan nama-nama yang tidak masuk akal

tidak ada omong kosong

 

hanya suara lirih menysup diantara keheningan kesopanan palsu

menyelimuti kantuk terbalut kacaunya segala parfum yang berebut memerintah indera

dan tisu yang dibuang percuma untuk setitik keringat

 

rendah hati sebuah intro

untuk membuatmu senang

untuk membuatmu tersenyum

untuk membuatmu puas atas superioritas dalam kepalamu sendiri

 

sampai sayap itu melebar

diam dalam pergerakan vibra

membiarkan angin mengangkatnya

tidak pernah sombong

akan tetapi halnya telah dimulai

sayap besar itu terlihat dalam segala kemegahannya

 

dan dia terbang

soprano murni

alami

terbit dari cinta

dan devosi

atas tuhannya

atas jiwanya

atas kebebasannya

 

tahu kau sekarang siapa yang berkuasa atas suara?

di dalam gereja megah yang retak atas sesak kesombongan jiwa-jiwa didalamnya

setiap sudut terenggut

setiap remeh temeh natal yang mengejawantah dari buku kasmu menjadi mentah

dan kau terdiam

 

tidak ingin kau percaya

tubuh jelek dan sederhana di ujung sana

kini bersinar

dan sayap yang berkuasa absolut atas segala tuli di segala telinga

memerintahkan kebodohan untuk diam!

lewat lorong aural

di dalam setiap jiwa

ada samudera-samudera yang luluh lantak!

 

– Pontianak, 30 Desember 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s