Cara Menulis Blog Dalam Bahasa Inggris(?)

Gampang, anda kasih saya naskah Bahasa Indonesia-nya, saya terjemahkan ke dalam Bahasa Inggris – dengan sejumlah fee tentunya – dan orang-orang yang membaca blog anda akan mengira anda bercanda, lihat saja halaman berbahasa Inggris yang saya tulis… kacau.

Tapi serius, halaman ini terinspirasi dari sini (link) blog milik Andreas Harsono yang selalu saya kunjungi, mungkin lebih sering daripada situs berita Kompas. Jika anda klik link yang saya beri di atas, mungkin anda akan lupa untuk kembali ke halaman ini, tapi biarlah, saya rela.

Saya pernah berkunjung ke sebuah blog Indonesia yang berisi foto, info dan berita mengenai selebritis Indonesia, teks dalam blog itu ditulis dalam bahasa Inggris dengan susunan kata-kata yang rancu, bahasa Inggris saya memang tidak terlalu baik namun cukuplah untuk mengambil kesimpulan bahwa saya kebingungan saat mencoba menarik makna dari susunan kata-kata yang tertulis dalam blog tersebut.

Sewaktu kuliah saya juga sering melihat kasus yang sama dari tulisan-tulisan yang dikerjakan oleh teman-teman, baru agak lama saya tahu mengenai perangkat lunak yang dapat menterjemahkan halaman teks digital hanya dengan beberapa kali klik tombol mouse. Ajaib! Itulah kesan saya waktu saya melihat perangkat lunak itu bekerja, namun ketika saya lihat hasilnya, rasanya dibutuhkan kerja yang dua kali lebih keras untuk membuat naskah tersebut dapat dimengerti.

Sekarang, lagi-lagi menurut informasi dari seorang teman, Google pun sudah mempunyai fasilitas yang serupa yang dapat menterjemahkan suatu halaman secara instan, walaupun dia akhirnya memberi konfirmasi bahwa hasilnya tidak terlalu meyakinkan.

Dalam hal mengisi halaman blog, menurut pengamatan saya yang terbatas, ada 4 cara yang ditempuh oleh para bloger.

1. Menggunakan software penterjemah.
2. Terlebih dahulu menulis dalam bahasa ibu, dan kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris baik dilakukan sendiri maupun dengan bantuan orang lain.
3. Langsung menulis dalam bahasa Inggris.
4. Copy-Paste langsung dari sumber berbahasa Inggris tanpa sedikitpun memberi pertanda bahwa tulisan itu adalah karya orang lain. Hal ini cukup beresiko, kalau ketahuan. Dan saya cukup tergoda untuk melakukannya.

Bahasa, menurut saya adalah jembatan yang menghubungkan suatu ide dengan ide lain, dan ide dihasilkan dengan berbagai proses dan dengan berbagai latar belakang, baik itu karakter, kondisi ekonomi, pandangan politik bahkan suasana hati. Menurut saya inilah yang membuat bahasa Inggris istimewa. Jika anda mengamati blog-blog berbahasa Inggris dari wordpress.com anda dapat melihat kejadian paling akhir di Iran dihantarkan oleh para Citizen Journalists di sana ke seluruh dunia – dengan menggunakan bahasa Inggris.

Di layar televisi saya pernah melihat seorang gadis Irak beradu argumentasi dengan sekumpulan tentara Amerika dengan menggunakan bahasa Inggris yang sangat baik. Fakta yang menjadi masalah di sini adalah bahasa Inggris mau tidak mau sudah menjadi bahasa penghubung di sebagian besar permukaan bumi, dan terkadang kita ingin membagi ide kita kepada orang-orang yang ada di bagian lain permukaan bumi itu.

Bagi sebagian dari kita memang tidak mudah menulis dalam bahasa Inggris, bahkan sebagian masih terbentur dengan perihal “menulis” itu sendiri. Jika anda adalah seorang yang menghargai originalitas namun bermasalah dengan bahasa Inggris, baik lisan maupun tertulis (terutama tertulis yang menjadi tema kita di sini) maka saya hanya bisa katakan tidak ada cara yang mudah untuk melakukannya, anda harus mengasah kemampuan anda dalam hal ini, dan tidak ada jalan pintas. Perangkat lunak dan para penterjemah tidak dapat mengejawantahkan ide anda lebih baik daripada anda sendiri. Memang ada orang yang istilahnya “berbakat” dalam hal menulis maupun berbicara, menyampaikan pemikirannya, namun kitalah yang paling mengerti tentang “bayi” yang kita kandung.

Berikut adalah hal-hal yang ingin saya bagi dengan anda, bukan suatu pendapat profesional, jauh dari itu, namun saya harap berguna bagi anda, dan kalau pun ada yang tidak sesuai, kita bisa berbagi pendapat tentang itu, toh kita masih punya bahasa Indonesia.

1. Tidak bisa berhasa Inggris bukan lantas menjadikan anda warga dunia kelas dua, tetap saja ada orang-orang yang diundang ke Kanada sampai Jepang karena prestasinya walaupun dia masih kesulitan memperkenalkan diri dalam bahasa Inggris dan sama sekali tidak mengerti bahasa Jepang.

2. Tulis dahulu dalam bahasa ibu, baru kemudian dipindahkan ke dalam bahasa Inggris, bisa anda kerjakan sendiri, bisa dengan bantuan orang lain.

3. Setidaknya sampai saat ini, saya tidak merekomendasikan penggunaan perangkat lunak untuk menterjemahkan naskah anda, bahkan milik Google sekalipun, hasilnya masih agak rancu, dan itu akan mempersulit anda, dua kali lipat. Sangat baik jika anda bisa menterjemahkan langsung bersama-sama dengan orang yang membantu anda, dengan begitu anda bisa belajar dan ide anda tetap terjaga.

4. Perkaya kosakata, gunting karton kecil, tuliskan sepuluh kosakata bahasa Inggris berserta artinya untuk anda selama satu hari dan masukkan ke dalam kantong baju anda. Apa yang anda lakukan dengan karton itu sepenuhnya adalah otoritas anda.

5. Baca, baca, baca. Dari berbagai sumber, mulai dari tag-lines pendek iklan-iklan berbahasa Inggris yang bisa anda dapatkan dari majalah-majalah atau koran-koran impor bekas yang banyak dijual di tukang loak. Jika anda penggemar otomotif, carilah majalah bekas dengan gambar-gambar motor atau mobil (atau bahkan gadis-gadis) yang menurut anda paling menarik, begitu juga dengan kegemaran lainnya. Gambar-gambar itu akan menyeret perhatian anda pada teks.

6. Saran nomor 5 di atas juga berguna untuk membiasakan diri anda terhadap motif dan model tulisan yang ditulis oleh dan untuk orang-orang yang mempergunakan bahasa Inggris. Hal ini akan membiasakan anda memahami konteks bahkan mengenai karakter si penulis sampai target pembacanya. Jangan cari majalah atau koran bekas yang “canggih” atau “berat” kecuali anda memang suka menyiksa diri, tidak ada gunanya.

7. Dari iklan berpindah ke artikel-artikel pendek. Cobalah menterjemahkan artikel pendek tersebut, kamus bukan dosa. Cara ini juga akan membantu anda membiasakan diri dengan grammar. Anda akan banyak bertemu dengan have, has, had, dan kata kerja beraturan dan tak beraturan.

8. Anda tidak harus menguasai grammar untuk dapat dimengerti, namun grammar akan memudahkan pembaca anda mengetahui apa yang anda maksud terkait waktu, jumlah, susunan kalimat dan lainnya. Tidak ada pembaca yang senang jika dipersulit.

9. Terkait nomor 8, beberapa dosen bergelar master dan profesor di salah satu universitas di Indonesia pernah berkorespondensi lewat e-mail dengan para kolega mereka di negara-negara Asia lainnya. Saya harus bilang bahwa penguasaan grammar kedua belah pihak tidaklah terlalu baik walaupun sebagian merupakan lulusan universitas dengan agregat bahasa Inggris sebagai bahasa standar, namun toh tujuan mereka tercapai. Jika anda orang tekhnik, tulislah tekhnik, itu adalah bahasa pemersatu bagi orang-orang tekhnik di seluruh dunia, tidak perduli anda bisa menulis dalam bahasa Inggris atau tidak.

10. Jika anda benar-benar ingin nyebur, mulailah dengan teks-teks pendek, paragraf-paragraf pendek, tentang isi hati anda. Kenapa tentang isi hati? Karena anda akan mengkesampingkan grammar dan menulis lebih bebas. 5 kata, 10 kata, 20 kata, mereka adalah milik anda sepenuhnya.

11. Cari partner berbahasa Inggris anda, cari yang baik dan tidak sombong. Maksud saya orang tersebut mengerti bahwa anda berada pada tahap belajar dan dia mengerti bagaimana rasanya berada pada tahap itu. Percuma jika partner anda selalu meninggalkan anda 20 langkah di belakang saat dia terus-terusan mengoceh dan menulis dalam bahasa Inggris (padahal anda juga ragu akan kemampuanya). Cari ciri-ciri seperti ini:
– Dia selalu berusaha menggunakan bahasa Indonesia yang baik ketika menulis dalam bahasa Indonesia (tanpa mencampur-campur dengan istilah asing kecuali jika memang diperlukan).
– Jika berbicara dia selalu menggunakan bahasa gaul lokal atau bahasa Indonesia, walaupun kolega yang lain selalu memamerkan kecanggihan mereka berbahasa Inggris.
– Saat Bos menelepon ke kantor dia bisa berbahasa Inggris dengan lancar dan tenang untuk menjawab semua omelan si Bos.
-Dia punya hutang dengan anda (bukan keharusan).

12. Fungsi utama dari partner ini bukan untuk melakukan segalanya untuk anda, namun untuk memeriksa kosakata anda, hasil terjemahan anda, tulisan pendek anda bahkan blog anda. Dia tidak hanya menunjukkan, namun juga memberitahu kenapa sesuatu salah atau benar. Lakukan hal-hal ini pada saat yang disepakati, namun sebelumnya sampaikan maksud anda dan katakan bahwa anda membutuhkan bantuannya. Ingat, dalam hal ini anda boleh punya lebih dari satu partner.

13. Program chat bisa bermanfaat, seperti mIRC. Lompatlah ke ruangan pembicaraan yang aktif dan sopan (tidak ada kata-kata f##k atau s##t dan sejenisnya) yang didalamnya adalah para pengguna bahasa Inggris, sampaikan bahwa anda masih belajar. Jika responnya baik maka tinggallah, jika responnya jelek maka tinggalkanlah. Jika anda tinggal maka lihat berapa banyak yang bisa anda tangkap dari pembicaraan mereka. Saya tidak merekomendasikan mailing list, pada beberapa maling list bisa jadi permintaan tolong anda tidak akan di respon sama sekali, dan inbox anda malah dipenuhi oleh iklan kekayaan instan.

Hal-hal di atas saya coba bagi dengan asumsi anda tidak punya waktu lagi untuk kursus dan sejenisnya. Walaupun kursus bisa sangat membantu, anda tidak perlu menyesal dan merasa tidak memanfaatkan masa muda dengan baik. Semua orang punya pilihan dan prioritas dalam hidupnya, mungkin sebelumnya penguasaan bahasa Inggris bukanlah prioritas bagi anda. Lagipula jika semua orang punya spesifikasi yang sama, maka hidup akan membosankan.

Semoga bermanfaat bagi anda, baik yang memang sedang berusaha mempelajari bahasa Inggris maupun yang sudah memiliki kemampuan yang memadai namun masih merasa kesulitan menulis langsung dalam bahasa Inggris. Saya bukan seorang ahli ataupun praktisi dalam hal ini, jadi jika anda punya pendapat, saya ingin mengetahuinya.

11 thoughts on “Cara Menulis Blog Dalam Bahasa Inggris(?)

    • sama, bahasa perancis saya payah…
      lalu kira-kira apa yang bisa kita lakukan dengan itu?

      hal sederhana yang saya percayai adalah kosakata mas, satu kertas kecil berisi 5-10 kosa kata dalam sehari, sederhana, dan secara gradual akan membantu kita, setidaknya secara pasif.

    • nggak masalah sih, biar kerasa manfaat dari google translate-nya, baca sambil bandingin aja hasil dengan sumbernya, lihat gimana google translate terjemahin kata atau kalimat tertentu… alih-alih pengganti kamus🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s